Batam di Persimpangan Krisis Sampah, Seruan Perubahan dari Forum Masyarakat Peduli Batam Maju

Selain itu, perbaikan armada pengangkut sampah dan rute yang lebih efisien dinilai penting agar tidak terjadi penumpukan di kawasan padat penduduk dan sentra ekonomi.

  1. Penegakan Hukum: Tidak Cukup Imbauan, Perlu Ketegasan

Batam masih menghadapi masalah pembuangan sampah sembarangan dan lokasi pembuangan liar. Forum menilai masalah ini tidak akan selesai jika penindakan tidak dilakukan secara tegas.

Mulai dari sanksi untuk pembuang sampah sembarangan, pengawasan melalui CCTV, hingga kewajiban pelaku usaha memiliki sistem pengelolaan sampah yang terstandar, semua menjadi bagian dari strategi memperbaiki disiplin kolektif.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Li Claudia Sebut Penanganan Stunting Bukan Sekedar Program, Namun Misi Kemanusiaan
  1. Mengubah Pola Pikir: Menggerakkan Masyarakat dari Rumah

Tidak ada pengelolaan sampah yang berhasil tanpa perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, FMPBM mengusulkan kampanye besar bertajuk “Batam Bersih 2025–2030”, dengan fokus pada edukasi pemilahan sampah dari sumbernya.

Sekolah dan kampus diharapkan menjadi zona bebas sampah, sekaligus pusat pembelajaran lingkungan bagi generasi muda. Peran tokoh masyarakat, RT/RW, hingga komunitas dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan kampanye.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *