Batam Catat Aduan Tertinggi, KPK Ungkap Risiko Korupsi dan Capaian MCP 2025 di Kepri

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan data statistik pengaduan masyarakat serta capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2025 di wilayah Kepulauan Riau.

Hasilnya, Kota Batam menjadi daerah dengan jumlah pengaduan tertinggi sekaligus mencatat capaian MCP yang cukup tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo, dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi yang digelar Selasa (7/4/2026) di Aula Engku Hamidah, Lantai 5 Gedung Pemko Batam.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Amsakar dan Li Claudia Chandra Santuni 3.000 Anak Yatim Piatu

Berdasarkan pemaparannya dan data KPK per 3 April 2026, total pengaduan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau selama periode 2023–2026 mencapai 34 laporan di tingkat provinsi. Sementara itu, di tingkat kabupaten/kota, Batam mencatat angka paling tinggi dengan total 99 pengaduan.

Disusul oleh Kabupaten Bintan dengan 12 laporan, Kabupaten Lingga 8 laporan, Kabupaten Karimun 6 laporan, serta Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 5 laporan.

“Adapun Kabupaten Natuna mencatat 3 laporan, sementara Kota Tanjungpinang tidak terdapat pengaduan dalam periode tersebut,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *