“Bagus sekali bunganya. Rasanya seperti tidak sedang di Batam,” ujar salah seorang warga yang datang bersama keluarganya untuk berfoto.
Pohon tabebuya memang dikenal memiliki daya tarik tersendiri saat berbunga. Tanaman yang berasal dari kawasan Amerika Latin ini kerap dijadikan pohon penghijauan di berbagai kota di Indonesia karena memiliki tajuk yang rapi dan bunga yang indah ketika mekar.
Yang menarik, bunga tabebuya biasanya muncul hampir bersamaan ketika musim kemarau mulai datang. Pada saat itulah pohon-pohon tersebut terlihat seperti “meledak” dengan warna bunga yang cerah, karena daunnya justru banyak yang rontok saat bunga bermekaran.
Fenomena ini menjadikan tabebuya sebagai elemen estetika perkotaan yang unik. Tidak hanya memberi keteduhan, pohon ini juga menghadirkan pengalaman visual yang jarang ditemui di kota-kota tropis.
Bagi warga Batam, mekarnya tabebuya kini menjadi momen yang selalu dinanti setiap tahun. Selain mempercantik wajah kota, bunga-bunga tersebut juga menghadirkan suasana baru yang membuat ruang publik terasa lebih hidup dan hangat.
Di tengah kesibukan kota industri yang bergerak cepat, kehadiran tabebuya yang bermekaran seakan menjadi pengingat bahwa keindahan alam tetap bisa hadir di tengah hiruk pikuk perkotaan.
Dan selama bunga-bunga itu masih bermekaran, sudut-sudut Batam akan terus menjadi tempat singgah bagi warga yang ingin berhenti sejenak, menikmati warna, dan tentu saja, mengambil foto terbaik mereka. (Iman Suryanto)









