Bangun Batam Aman dan Indah, Gema ASRI Jadi Strategi Perkuat Ekonomi Perkotaan

“Kita harus memaknai ini sebagai gerakan bersama. Tidak boleh ada ego sektoral. Kita harus bersatu,” tegasnya.

Sebagai langkah awal konkret, Pemerintah Kota Batam mengerahkan lebih dari 6.000 personel yang bergerak serentak di 12 hingga 13 titik strategis di berbagai wilayah kota.

Personel gabungan ini membersihkan area perkantoran, sekolah, ruko, hotel, kecamatan, hingga kelurahan. Tidak hanya fokus pada kawasan pusat kota, tim juga menyasar drainase penyebab banjir, dam yang memengaruhi debit air, serta titik-titik penumpukan sampah di tingkat kecamatan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Komitmen Perkuat Perekonomian Pesisir, Amsakar-Li Claudia Serahkan Bantuan Sarana Tangkap Nelayan

Langkah ini dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Lingkungan yang bersih dan tertata diyakini mampu menekan biaya kesehatan masyarakat, mengurangi risiko banjir yang kerap mengganggu aktivitas ekonomi, sekaligus meningkatkan produktivitas kawasan perdagangan dan jasa.

Di sisi lain, penataan baliho liar, kabel semrawut, serta ruang publik juga menjadi bagian penting dari agenda Gema Batam ASRI untuk menciptakan wajah kota yang lebih modern dan ramah investasi.

Amsakar memastikan, setelah pencanangan ini, pemerintah akan menyusun aturan lanjutan yang akan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat. Regulasi tersebut nantinya mengatur peran masing-masing pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga warga, dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.

BACA JUGA:  Amsakar Temui Developer, Lahan 1.300 m² untuk Masjid Central Hills Disiapkan. Warga: 'Terima Kasih Pak Wali Kota'

Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta, terutama pengelola kawasan industri, pusat perbelanjaan, hotel, dan properti, agar semangat ASRI terintegrasi dalam pengelolaan lingkungan usaha.

“Kita ingin ini menjadi budaya baru. Bukan hanya bersih hari ini, tapi konsisten seterusnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Gema Batam ASRI diproyeksikan menjadi katalis percepatan pembangunan ekonomi Batam. Kota yang aman dan sehat akan memperkuat kualitas sumber daya manusia, sementara lingkungan yang resik dan indah diyakini mampu meningkatkan nilai properti, menarik event nasional dan internasional, serta memperluas peluang UMKM.

Amsakar optimistis Batam sedang bergerak ke arah yang benar. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, ia percaya Batam akan tumbuh menjadi kota yang lebih kompetitif, nyaman dihuni, dan menarik bagi dunia usaha.

BACA JUGA:  Dorong Penataan Tenaga Non-ASN, Pemko Batam Bakal Seleksi PPPK Tahap 2

“Kalau kita kompak, Batam akan menjadi kota yang lebih hebat dan lebih dahsyat. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi tentang masa depan ekonomi Batam,” tutupnya. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *