Bandara Nusantara Diupayakan Jadi Embarkasi Haji, Status Komersial Masih Berproses

Bisa Pecah Kepadatan Bandara Balikpapan

Kementerian Perhubungan memperkirakan pembukaan Bandara VVIP IKN menjadi bandara komersial dapat membantu memecah lalu lintas penerbangan di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Potensi tersebut semakin besar karena jumlah jemaah haji dari Balikpapan saat ini dapat mencapai sekitar 2.500 orang.

Dengan kondisi tersebut, Bandara Nusantara yang memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter dinilai berpotensi mendukung layanan penerbangan haji dari kawasan Kalimantan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Polri Mutasi Pejabatnya di Lingkungan Polda Kepri. Ini Bocorannya

Dari sisi fasilitas, Bandara Nusantara memiliki runway berukuran 3.000 meter x 45 meter, dua taxiway masing-masing sepanjang 146 meter dengan lebar 30 meter, serta apron seluas 97.189 meter persegi.

Apron tersebut dapat menampung hingga lima pesawat wide body atau sembilan pesawat narrow body.

Bandara Nusantara juga dilengkapi Terminal VVIP seluas 2.350 meter persegi dan Terminal VIP seluas 5.000 meter persegi. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas hingga 420 penumpang per jam atau sekitar 1,6 juta penumpang per tahun.

Dengan panjang 3.000 meter, runway Bandara Nusantara merupakan salah satu yang terpanjang di Kalimantan. Kapasitas tersebut memungkinkan pesawat wide body melakukan penerbangan jarak jauh tanpa harus melakukan pengisian bahan bakar di bandara lain.

BACA JUGA:  Bank BTN Area Batam Dorong Realisasi Kredit Program Perumahan Lewat Gathering Developer di Batam

Kondisi tersebut juga membuka peluang bagi Bandara Nusantara untuk melayani penerbangan langsung menuju kawasan Timur Tengah maupun Eropa apabila status dan operasional komersialnya telah terpenuhi.

SUMBER: BISNIS INDONESIA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *