B50 Bisa Hemat Devisa Rp170 Triliun, Ekonom Ingatkan Dampaknya ke Neraca Eksternal

Pengelolaan Devisa Komoditas Strategis

Selain kebijakan energi, Irman menilai penguatan pengelolaan komoditas strategis melalui Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Menurutnya, peningkatan transparansi transaksi ekspor serta pengelolaan penerimaan ekspor dapat membantu memperbesar retensi devisa di dalam negeri.

Sejak beroperasi pada 1 Juni 2026, sekitar US$14 miliar penerimaan ekspor dari komoditas batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy telah berada dalam pengawasan DSI.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pengawasan Disnakertrans Tegaskan KEK Tanjung Sau Kawasan Industri Taat Regulasi

Meski demikian, Irman menegaskan angka tersebut tidak dapat langsung diterjemahkan sebagai tambahan pasokan dolar AS ke pasar domestik.

Dampak terhadap nilai tukar rupiah tetap bergantung pada peningkatan konversi dan penyimpanan devisa eksportir di dalam negeri.

Dengan demikian, implementasi B50 dan penguatan pengelolaan devisa komoditas strategis dinilai dapat memberikan manfaat bagi ketahanan ekonomi Indonesia. Namun, dampaknya terhadap neraca eksternal dan nilai tukar tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk perkembangan ekspor, impor, serta perilaku eksportir dalam menyimpan dan mengonversi devisa di dalam negeri.

SUMBER: BISNIS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *