Amsakar Tekankan Pengawasan Cut and Fill dan Percepatan Infrastruktur Air Bersih di Nongsa

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyoroti persoalan distribusi air bersih dan pengawasan aktivitas cut and fill di Kecamatan Nongsa. Kedua isu tersebut menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan pelayanan publik sekaligus memastikan pembangunan berjalan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri silaturahmi bersama RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Nongsa di Hokkie Hotel Batam, Kompleks Punggur Center, Kabil, Nongsa, Minggu (18/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar mengajak masyarakat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah. Menurutnya, silaturahmi menjadi sarana untuk menyerap aspirasi, mengetahui persoalan yang dihadapi warga, serta mencari solusi bersama.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Imigrasi Batam Deportasi 16 WNA 'Ilegal'. 'Mayoritas Langgar Izin Tinggal'

“Silaturahmi ini kita lakukan untuk mendekatkan jarak antara pemerintah dan masyarakat. Di satu sisi, kami ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi aspirasi warga. Di sisi lain, kita ingin mempertemukan pemikiran dan hati agar terbangun kesepahaman dalam melangkah bersama membangun Batam,” ujarnya.

Amsakar juga memaparkan sejumlah indikator perkembangan Kota Batam, mulai dari pertumbuhan ekonomi, realisasi investasi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan tingkat pengangguran terbuka, hingga kunjungan wisatawan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menegaskan, perkembangan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, komunikasi dengan masyarakat perlu terus dijaga agar pemerintah dapat mengetahui kebutuhan warga dan menangani persoalan secara tepat.

BACA JUGA:  Santika Anniversary Sale Hadir, Diskon Menginap hingga 45 Persen dan Sarapan Gratis

“Perkembangan Batam saat ini memberikan optimisme bagi kita. Namun, pertumbuhan yang ada harus berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan publik. Karena itu, komunikasi dengan masyarakat perlu terus kita jaga agar setiap persoalan dapat diketahui dan ditangani secara tepat,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *