Aktivitas Penerbangan Melesat, Bandara Internasional Hang Nadim Jadi Barometer Kuatnya Ekonomi Batam

Bandara Internasional Hang Nadim Batam
Bandara Internasional Hang Nadim Batam

Posisi berikutnya ditempati rute Batam–Medan (238.061 penumpang) dan Batam–Pekanbaru (189.535 penumpang) yang menandai tingginya arus kegiatan ekonomi antar-kota besar di Pulau Sumatera.

“Kedua rute ini menunjukkan kuatnya hubungan Batam dengan kota-kota besar di Sumatera, baik dari sisi bisnis, logistik, maupun perjalanan keluarga,” tambah Annang lagi.

Top 10 Rute Terpadat Bandara Hang Nadim 2025 (Jan–Nov)
1. BTH–CGK (Jakarta): 620.119 penumpang
2. BTH–KNO (Medan): 238.061 penumpang
3. BTH–PKU (Pekanbaru): 189.535 penumpang
4. BTH–SUB (Surabaya): 147.537 penumpang
5. BTH–PLM (Palembang): 111.360 penumpang
6. BTH–PDG (Padang): 106.682 penumpang
7. BTH–PNK (Pontianak): 52.003 penumpang
8. BTH–YIA (Yogyakarta): 46.554 penumpang
9. BTH–KUL (Kuala Lumpur): 31.298 penumpang
10. BTH–SRG (Semarang): 30.450 penumpang

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pemko dan DPRD Batam Apresiasi Unjuk Rasa Damai Mahasiswa. 'Batam adalah Rumah Kita, Mari Kita Jaga Bersama'

Salah satu tren penting tahun ini adalah masuknya rute Batam–Kuala Lumpur dalam daftar 10 rute terpadat. Kuala Lumpur menjadi destinasi favorit untuk wisata, bisnis, hingga layanan kesehatan. Selain itu, rute ini turut menjadi generator pertumbuhan pariwisata, mengingat Malaysia adalah salah satu penyumbang wisatawan terbesar bagi Batam.

Dengan terus berkembangnya fasilitas tourism dan medical tourism di Batam, peluang peningkatan penumpang pada rute internasional diproyeksikan semakin besar. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *