Keripik Gonggong Khas Rempang, Inovasi UMKM Dapur Rohaya Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Laut

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Potensi hasil laut Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), terus membuka peluang bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya melalui inovasi produk Keripik Gonggong Khas Rempang yang diproduksi Dapur Rohaya, UMKM binaan PT Makmur Elok Graha ( MEG ) dan Artha Graha Peduli ( AGP )

Mengusung cita rasa khas laut Rempang, produk ini menawarkan alternatif camilan berbahan gonggong pilihan hasil tangkapan nelayan setempat.

Gonggong yang selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas laut khas Kepulauan Riau diolah menjadi keripik bercita rasa gurih dan bertekstur renyah.

Bacaan Lainnya

Kehadiran produk ini menjadi salah satu upaya meningkatkan nilai tambah hasil laut melalui pengolahan pangan.

Tidak hanya menjual bahan baku, pelaku UMKM dapat mengembangkan produk olahan yang memiliki daya tarik tersendiri dan berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas.

BACA JUGA:  64 Wartawan Se-Kepri Siap Adu Strategi di Turnamen Domino Sumpah Pemuda 2025

Melalui Dapur Rohaya, hasil laut Rempang dikemas menjadi produk camilan yang praktis dengan identitas lokal yang kuat. Konsep tersebut sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner pesisir kepada masyarakat di luar wilayah Rempang.

Pengembangan Keripik Gonggong Khas Rempang memiliki potensi ekonomi yang tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat membuka peluang bagi rantai usaha yang berkaitan dengan hasil tangkapan nelayan.

Pemanfaatan gonggong sebagai bahan baku produk olahan memberikan peluang untuk meningkatkan nilai jual komoditas laut.

Apabila dikembangkan secara berkelanjutan, usaha ini juga berpotensi mendorong permintaan bahan baku lokal dan memperkuat keterkaitan antara sektor perikanan dengan industri pengolahan pangan skala UMKM.

Di sisi lain, inovasi produk lokal menjadi salah satu cara bagi UMKM untuk membangun identitas merek sekaligus meningkatkan daya saing di tengah beragamnya produk makanan ringan di pasaran.

BACA JUGA:  Telkomsel, TikTok, dan GoPay Luncurkan SIMPATI TikTok, Wujudkan Sinergi Inklusi Digital Indonesia

Dengan mengangkat nama Rempang sebagai identitas produk, Keripik Gonggong Dapur Rohaya juga berpotensi menjadi sarana promosi kekayaan kuliner daerah.

Cita Rasa Khas Laut Rempang

Sesuai konsep produknya, Keripik Gonggong Khas Rempang menggunakan gonggong pilihan yang berasal dari hasil tangkapan nelayan Rempang. Bahan tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan camilan dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah.

Produk ini mengedepankan pengolahan secara higienis serta menawarkan pilihan camilan berciri khas hasil laut.

Identitas produk diperkuat melalui kemasan yang menonjolkan nama Rempang dan Dapur Rohaya. Strategi ini menjadi bagian penting dalam membangun pengenalan produk sekaligus memperluas peluang pemasaran.

Namun, untuk memperkuat kepercayaan konsumen dan memperluas distribusi, konsistensi kualitas, keamanan pangan, legalitas produk, serta ketersediaan bahan baku menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan usaha.

Menembus Pasar Lebih Luas

Sebagai UMKM binaan MEG, Dapur Rohaya membawa semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Pengembangan produk seperti Keripik Gonggong Khas Rempang memperlihatkan bagaimana komoditas laut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dengan identitas daerah yang kuat.

BACA JUGA:  Potensi Ekonomi Haji dan Umrah Indonesia Capai Rp80 Triliun

Ke depan, peluang pengembangan usaha dapat diperluas melalui pemasaran digital, kemitraan dengan toko oleh-oleh, pusat penjualan produk UMKM, hingga sektor pariwisata di Batam dan Kepulauan Riau.

Pasar oleh-oleh menjadi salah satu segmen potensial karena wisatawan umumnya mencari produk yang memiliki ciri khas daerah tujuan.

Dengan strategi pemasaran yang tepat, keripik gonggong dapat diperkenalkan bukan sekadar sebagai camilan, melainkan juga sebagai representasi kuliner pesisir Rempang.

Semangat yang diusung Dapur Rohaya terangkum dalam slogan “Dari Laut Rempang, untuk Indonesia.” Pesan tersebut menegaskan tiga tujuan utama pengembangan produk, yakni mengangkat potensi lokal, memberdayakan UMKM, dan mendukung nelayan Rempang.

Melalui inovasi pengolahan hasil laut, Keripik Gonggong Khas Rempang diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan lokal yang memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Kepulauan Riau kepada pasar yang lebih luas.(Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *