Singapura Bidik Peluang Ekonomi Batam, Kerja Sama Bisnis hingga Energi Terbarukan Diperkuat

IDNNEWS.CO.ID, BATAM — Hubungan ekonomi antara Singapura dan Kepulauan Riau (Kepri) kembali mendapat momentum penguatan menyusul kunjungan Menteri Negara Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, ke Batam pada 3–4 September 2026.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus mendorong kerja sama yang lebih luas antara Singapura dan Kepri, terutama di sektor bisnis, pariwisata, pengembangan sumber daya manusia (SDM), digital, hingga energi terbarukan.

Selama berada di Batam, Zhulkarnain dijamu makan siang oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad. Pertemuan tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah kedua wilayah yang memiliki hubungan ekonomi dan sosial yang erat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pesan Ketum KJK di UKW Tanjungpinang : Pena Kita Suara Bagi Mereka yang Tak Terdengar!

Zhulkarnain juga berdialog dengan para pelaku usaha di Batam. Pertemuan dengan kalangan dunia usaha tersebut menjadi penting mengingat Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri, perdagangan, jasa, serta salah satu pintu utama hubungan ekonomi Indonesia-Singapura.

Selain sektor usaha, agenda kunjungan juga menyentuh aspek pengembangan SDM. Zhulkarnain berdialog dengan mahasiswa dan tenaga pengajar di Politeknik Pariwisata Batam untuk melihat lebih dekat potensi kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan talenta.

Menteri Negara Singapura itu turut mengunjungi sejumlah kawasan industri di Batam. Kegiatan tersebut memperlihatkan besarnya perhatian Singapura terhadap perkembangan kawasan industri dan peluang kerja sama ekonomi di Kepri.

BACA JUGA:  'Run and Clean', Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan ala Komunitas Pelari dan HARRIS Hotel Suites Nagoya Batam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *