‘Dorong Kesejahteraan dan Ekonomi Warga’
IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyambut positif alokasi 3.702 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah dari Pemerintah Pusat untuk tahun anggaran 2026.
Program tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menjadi stimulus yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang memberikan bantuan bagi ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri.
Menurut Nyanyang, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah yang selama ini masih menghuni rumah dengan kondisi kurang layak.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026. Bantuan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kepri,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan program BSPS dapat mempercepat pengurangan jumlah rumah tidak layak huni di Kepulauan Riau. Mengingat karakteristik wilayah Kepri yang didominasi kawasan pesisir dan kepulauan, keberadaan rumah yang layak huni menjadi kebutuhan mendasar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat Kepri yang sebagian besar tinggal di kawasan pesisir,” tambah Nyanyang.










