Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Apresiasi Pertamina Jaga Stabilitas LPG Subsidi Selama Libur Panjang

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan apresiasi terhadap langkah strategis Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam menjaga ketersediaan LPG subsidi 3 kilogram selama momentum libur nasional Kenaikan Yesus Kristus.

Upaya ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat yang biasanya meningkat selama periode libur panjang.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura atau yang akrab disapa Bang Nyanyang, menegaskan bahwa kelancaran distribusi LPG subsidi memiliki dampak langsung terhadap daya tahan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor rumah tangga.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Rizki Faisal Dipuji Tokoh Masyarakat Bugis, Dinilai Tepat Pimpin Golkar Kepri

Menurutnya, momentum libur panjang identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga, sektor kuliner, hingga kegiatan sosial masyarakat. Karena itu, ketersediaan energi yang terjangkau menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas harga dan kenyamanan masyarakat.

“Pemerintah daerah menyambut baik langkah Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang memastikan distribusi LPG subsidi tetap aman dan lancar. Ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebutuhan energi masyarakat, khususnya di Kepulauan Riau,” ujar Bang Nyanyang saat dimintai komentarnya pada Kamis (14/5/2026) siang.

Sebagaimana diketahui, mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi selama libur panjang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyiapkan tambahan pasokan LPG subsidi 3 Kg sebanyak 709.120 tabung atau setara 2.127 Metric Ton (MT) di seluruh wilayah operasional Sumatera Bagian Utara.

BACA JUGA:  Hadiri Pelantikan KPPI, Wagub Kepri Nyanyang Tekankan Perempuan Motor Kemajuan Daerah

Distribusi tambahan tersebut disebar ke lima provinsi dengan rincian Aceh: 85.680 tabung (257 MT); Sumatera Utara: 329.280 tabung (988 MT); Sumatera Barat: 78.960 tabung (237 MT); Riau: 167.440 tabung (502 MT) dan Kepulauan Riau: 47.760 tabung (143 MT).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *