Kepri Masuk Peta Daya Saing Nasional, IDSD 2025 Jadi Sinyal Kuat Daya Tarik Investasi Daerah

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA – Perkembangan daya saing ekonomi daerah di Indonesia kembali mendapat sorotan setelah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025.

Laporan ini memotret kemampuan provinsi dan kabupaten/kota dalam menciptakan iklim ekonomi yang produktif, inovatif, dan kompetitif. Bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), hasil terbaru ini menjadi sinyal penting bahwa posisi daerah semakin diperhitungkan dalam peta ekonomi nasional.

Dalam pemeringkatan, provinsi, Kepri mencatat skor 3,50 dan berada di kelompok menengah atas secara nasional. Posisi ini menempatkan Kepri sejajar dengan sejumlah provinsi berkembang lain yang memiliki basis industri, perdagangan, dan jasa yang kuat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Perkuat Sinergi dan Kepastian Hukum, Kejati Kepri dan BRK Syariah Teken Perjanjian Kerja Sama.

Capaian tersebut menunjukkan Kepri terus menjaga momentum sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi kawasan barat Indonesia. Dengan karakter wilayah kepulauan yang strategis di jalur perdagangan internasional, daya saing Kepri banyak ditopang oleh sektor industri manufaktur, logistik, perdagangan internasional, dan pariwisata.

Hasil ini juga mencerminkan kemajuan Kepri dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas infrastruktur, adopsi teknologi, serta stabilitas ekonomi makro daerah.

Kabar positif juga datang dari level kabupaten/kota. Tanjungpinang berhasil masuk daftar 30 kabupaten/kota paling unggul dalam IDSD 2025 dengan skor 4,17. Masuknya ibu kota provinsi Kepri dalam daftar tersebut memperlihatkan meningkatnya kualitas tata kelola, layanan publik, serta daya tarik investasi di tingkat kota.

BACA JUGA:  Edy R Surbakti: Pariwisata Batam Tumbuh, Pelabuhan dan Sampah Jadi Titik Lemah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *