Inflasi Kepri Melandai di Maret 2026, BI: Stabilitas Harga Terjaga di Tengah Momentum Idulfitri

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi

IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Stabilitas harga di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan tren positif pada Maret 2026. Inflasi tercatat melandai dan berada di bawah inflasi nasional, mencerminkan efektivitas sinergi pengendalian inflasi daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Rony Widijarto, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil koordinasi erat antara Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Inflasi Kepri pada Maret 2026 tetap terkendali dan lebih rendah dibandingkan nasional. Hal ini menunjukkan sinergi pengendalian inflasi daerah berjalan efektif, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan ekspektasi harga menjelang Idulfitri,” ujar Rony.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Ketua Umum BPI KPNPA RI Apresiasi Kinerja Polda Sumut Tangani Kasus Mafia Tanah di Sumut

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada Maret 2026 mengalami inflasi 0,08% (month to month/mtm), turun signifikan dibandingkan Februari yang mencapai 0,44% (mtm).

Secara tahunan, inflasi Kepri tercatat 3,23% (year on year/yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3,54% (yoy) dan juga lebih rendah dibanding inflasi nasional 3,48% (yoy). Kepri bahkan menjadi provinsi dengan inflasi tahunan terendah kelima di wilayah Sumatera.

Menurut Rony, capaian tersebut mencerminkan keseimbangan antara permintaan musiman dan kebijakan stabilisasi harga.

“Momentum Ramadan dan Idulfitri biasanya meningkatkan permintaan. Namun berbagai kebijakan stabilisasi mampu menahan tekanan inflasi agar tetap dalam kisaran yang sehat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025: Kepri Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Sumatera

Secara wilayah, inflasi terjadi di Kota Batam: 0,11% (mtm); Kabupaten Karimun: 0,56% (mtm); Sementara Kota Tanjungpinang mengalami deflasi 0,37% (mtm).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *