Rakorwil P2DD 2026, Pemko Batam Perluas Pembayaran Digital Pajak dan Retribusi

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital, khususnya pada tata kelola keuangan daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Katalis I Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/2/2026), itu menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah se-Kepri untuk menyelaraskan langkah percepatan digitalisasi sistem keuangan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di wilayah kepulauan.

BACA JUGA:  Pemko Batam Umumkan Pemenang Undian Umroh dan Sepeda Motor

Dalam Rakorwil tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari sosialisasi kriteria evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam ajang Championships P2DD 2026, penguatan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada segmen pemerintah, integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan Sistem Nasional Pembayaran (SNAP), hingga pemaparan showcasing dan use case kerja sama penyediaan infrastruktur sinyal serta jaringan di daerah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wako Amsakar Dorong ASN Cerdas dan Piawai Berkomunikasi dan Tangani Kritik Publik

Firmansyah menyampaikan bahwa Pemko Batam terus mendorong percepatan implementasi sistem keuangan digital, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat. Upaya tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Batam bertekad meningkatkan kualitas layanan publik melalui digitalisasi, sekaligus menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital di daerah,” ujar Firmansyah.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama Pemko Batam saat ini adalah memperluas layanan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara digital. Melalui koordinasi intensif dengan bank mitra, pemerintah membuka berbagai kanal pembayaran baru agar masyarakat semakin mudah menunaikan kewajibannya.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Laba Indosat di 2024 Alami Peningkatan. 'Capai Rp4,9 Triliun'

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *