“Intinya jangan malu. Melalui program hapus tato ini, kami ingin membantu mereka untuk behijrah Dan menjadi sosok manusia yang lebih baik lagi,” tambah Tessa.
Sementara itu, Ketua Remaja Masjid Bukit Indah Sukajadi sekaligus Sahabat Hijrah Batam, Surya, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Ia menilai program BHB memberikan dampak positif bagi masyarakat Batam, terutama dalam merangkul kelompok yang selama ini kerap mendapat stigma.
“Program ini sangat bagus karena menghadirkan segmen dakwah yang unik. Orang-orang bertato yang sering dipandang sebelah mata ternyata juga punya ruang yang sama untuk datang ke masjid. Kami dari DKM sangat menyambut dan mendukung kegiatan hapus tato ini,” ujarnya.
Menurut Surya, keterlibatan pemuda masjid dalam program ini menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap proses hijrah dan perubahan positif di masyarakat.
Kegiatan hapus tato gratis ini pun diharapkan terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang berani memulai perubahan, tanpa rasa malu untuk belajar dan memperbaiki diri. (Iman)









