Wagub Nyanyang Hadiri Pelantikan Wanita Tani HKTI Kepri, Perempuan Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Dari sisi sosial ekonomi, angka kemiskinan Kepulauan Riau juga berhasil ditekan menjadi 4,26 persen pada September 2025, turun dibanding periode sebelumnya sebesar 4,76 persen.

Capaian ini menjadikan Kepri sebagai provinsi dengan angka kemiskinan terendah di Sumatera dan peringkat keempat terendah secara nasional.

Tak hanya itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kepri turun dari 6,89 persen pada Februari 2025 menjadi 6,35 persen pada November 2025, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri tahun 2025 naik menjadi 80,53 poin, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Turun Tangan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Sukabumi

“Saya mengajak seluruh pengurus Wanita Tani Indonesia HKTI yang baru dilantik agar menjadikan organisasi ini sebagai ruang pengabdian, menghadirkan program yang menyentuh desa, menjangkau kelompok tani perempuan, dan melahirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Nyanyang.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menempatkan organisasi perempuan tani sebagai mitra strategis pembangunan, khususnya dalam menciptakan perempuan mandiri, sektor pertanian yang berdaya saing, serta masyarakat yang semakin sejahtera.

Dengan pelantikan kepengurusan baru ini, Wanita Tani Indonesia HKTI Kepri diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mempercepat ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Buka Potensi Investasi Strategis, Wagub Nyanyang Terima Kunjungan Kerja Pensutra Alliance Berhad

“Wanita Tani Indonesia HKTI Kepri teruslah maju, menjaga pangan dan membangun bangsa,” tutup Nyanyang Haris melalui pantun Melayu yang disambut meriah para peserta. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *