Terpilih Secara Aklamasi, Nyanyang Haris Pratamura Fokus Bangun Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani Kepri

Menurutnya, petani di Kepulauan Riau harus memiliki akses pendidikan yang baik bagi anak-anak mereka, kehidupan ekonomi yang layak, serta pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau.

“Petani Kepri harus sejahtera. Jangan sampai petani susah menyekolahkan anaknya, jangan sampai kesulitan ketika membutuhkan layanan kesehatan. Ke depan kita ingin petani cukup membawa KTP dan harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” katanya.

Nyanyang juga menyoroti tantangan geografis Kepulauan Riau yang membuat sektor pertanian memiliki karakter berbeda dibanding daerah lain di Indonesia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Serap Rp1,504 Triliun, BPJS Kesehatan Sebut 6,16 Juta Orang di Kepri Gunakan Fasilitas JKN di 2024

Ia menjelaskan wilayah Kepri didominasi lautan, sementara lahan daratan sangat terbatas.

“Provinsi Kepulauan Riau ini bukan penghasil padi besar, bukan penghasil jagung besar. Daratan kita hanya sekitar 2 persen, selebihnya wilayah laut. Tapi kita harus bertahan bagaimana sektor pertanian ini tetap berjalan dan menjaga inflasi daerah,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi tanah di beberapa wilayah seperti Natuna, Anambas hingga Lingga memiliki karakteristik berbeda karena kandungan mineral seperti bauksit, timah, besi, hingga unsur lainnya sehingga membutuhkan rekayasa pertanian yang tepat.

Dalam paparannya, Nyanyang juga membuka fakta bahwa kebutuhan pangan di Kepulauan Riau masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.

BACA JUGA:  HKTI Kepri Resmi Lantik Pengurus 7 Kabupaten dan Kota, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani

Untuk komoditas protein hewani saja, kebutuhan masyarakat tergolong sangat besar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *