Tembus Desa Terisolir, PGN Salurkan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Perbatasan Aceh–Sumut

Selain bantuan konsumsi, PGN juga menyediakan peralatan pendukung operasional posko dan dapur umum, seperti kompor industri dan rumah tangga, tabung LPG, dandang dan wajan berukuran besar, serta perlengkapan masak lainnya guna memastikan kebutuhan pangan para pengungsi dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain bantuan logistik, PGN juga mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan suplai air bersih 10.000 liter per hari ke beberapa posko, dapur umum dan ke RSUD Tamiang.

Beberapa posko diantaranya yaitu posko kebakaran, posko longsor, Posko Sidodadi dan Posko Sungai Liput. PGN juga menyediakan fasilitas mini Water Treatment Plant (WTP) di Pangkalan Brandan dengan kapasitas 2000 liter/jam untuk kebutuhan air bersih masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Warga Sambut Baik Kehadiran Jargas PGN. 'Pokoknya Gas Terus, Jangan Pakai Kopling!'

PGN juga berhasil menembus salah satu desa yang putus akses dan akses terbatas di perbatasan Sumatera Utara dan Aceh untuk menyalurkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras 1.250 kg, gula 250 kg, 250 makanan siap makan, 75 minyak goreng kemasan 5 liter, 50 dus mie, telur 20 papan, 250 sarden kemasan besar, 150 dus mie instan, bumbu masak, serta perlengkapan penting lainnya seperti obat-obatan, vitamin, salep dan popok bayi.

Penyaluran bantuan yang berkelanjutan oleh PGN merupakan wujud kolaborasi nyata dengan Pertamina serta seluruh Anak Perusahaan Subholding Gas Pertamina dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

BACA JUGA:  PGN Bukukan Pendapatan hingga USD 2,8 miliar di Triwulan III 2024

PGN juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat setempat yang turut membantu dalam mengangkut bantuan dan memastikan bantuan tersebut dapat diterima dengan selamat.

Dalam penyaluran bantuan, PGN bersama Pertamina Peduli terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah setempat, serta perangkat desa untuk menyalurkan bantuan secara langsung dan memetakan titik-titik lokasi yang paling membutuhkan bantuan. Relawan internal perusahaan juga bekerja sama dengan relawan di lokasi guna membantu proses distribusi bantuan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *