SWRO Kabil Mulai Dibangun, Investasi Rp600 Miliar Siapkan Pasokan Air untuk Industri Data Center Batam

Amsakar menegaskan, kedua aspek tersebut menjadi perhatian penting dalam menjaga keberlanjutan investasi data center maupun sektor industri lainnya.

“Isu sensitif terkait data center itu hanya dua, air bersih dan listrik. Untuk listrik sudah ada komitmen dengan PLN, sedangkan air bersih sudah dikomitmenkan melalui SWRO,” tegasnya.

Dengan dimulainya pembangunan SWRO Kabil, Batam diharapkan memiliki alternatif sumber air bersih yang semakin beragam untuk mendukung kebutuhan industri, memperkuat daya saing investasi, serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Deputi IV BP Batam Tinjau Progres Pembangunan Rumah Baru Warga Rempang di Tanjung Banon

Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem industri digital yang tidak hanya bertumpu pada ketersediaan energi dan konektivitas, tetapi juga didukung infrastruktur air bersih yang memadai.(indah/iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *