IDNNEWS.CO.ID, Batam – Ketersediaan stok pangan di wilayah Batam dan Kabupaten Karimun dipastikan dalam kondisi aman. Hal ini bisa dilihat dari ketersediaan komoditas Kantor Cabang Batam milik Perum BULOG per 9 April 2026 yang menunjukkan total stok mencapai 5.480.959 kilogram.
Pimpinan Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira yang akrab disapa Kaka Bos saat dihubungi KE Groups pada Jumat (10/4/2026) pagi, menegaskan bahwa angka tersebut menjadi bukti kesiapan Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam dan Karimun.
Pihaknya menambahkan bahwa Beras masih menjadi komoditas terbesar dalam cadangan Bulog Batam. Berdasarkan data gudang Batu Merah Batam dan Gudang Sungai Raya Karimun, stok beras medium berbagai program mencapai jutaan kilogram. Baik itu beras Medium 50 Kg , 10 Kg maupun 5 Kg. Selain itu, stok beras premium juga tersedia untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial.
Menurut Guido, dominasi stok beras menunjukkan fokus Bulog dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Beras merupakan kebutuhan pokok utama masyarakat. Karena itu kami memastikan cadangan selalu cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan maupun potensi gangguan distribusi,” ujarnya.
Tak hanya beras, Bulog Batam juga menyimpan stok komoditas pendukung yang berperan penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Beberapa di antaranya Minyak goreng Minyakita Banpang, Minyak goreng curah, Jagung , hingga air mineral.
