Stok Energi Aman, Pertamina dan Pemko Banda Aceh Perketat Pengawasan SPBU

“Berat tabung kosong berada pada kisaran standar sekitar 5 kilogram, sedangkan dalam kondisi terisi berada di kisaran 8 kilogram dengan tetap memperhatikan batas toleransi yang diperbolehkan sesuai regulasi. Pendistribusian LPG 3 kilogram di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya selama ini berjalan dengan baik dan dinilai memuaskan, baik dari sisi kuota maupun harga yang ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil sidak di sejumlah SPBU dan pangkalan LPG, kondisi stok di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya masih berada dalam kategori relatif aman.

“Kami berharap ketersediaan ini dapat terus terjaga hingga Idulfitri dan tetap stabil dalam periode selanjutnya,” tambahnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Kejagung Geledah Kantor Ditjen Migas Kementerian ESDM terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah

Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori menegaskan bahwa Pertamina terus melakukan monitoring rutin untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk tetap terjaga.

“Kami memastikan setiap liter BBM dan setiap tabung LPG yang diterima masyarakat sesuai standar mutu dan takaran yang ditetapkan. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pengawasan kami tingkatkan agar distribusi tetap lancar dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan energi,” ungkap Misbah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi metrologi merupakan bentuk transparansi dan komitmen perlindungan konsumen.

BACA JUGA:  Pertamina : Layanan dan Distribusi Energi di Momen Nataru Aman dan Terjaga

“Pertamina berkomitmen menjaga kualitas, kuantitas, serta ketersediaan energi bagi masyarakat. Pengawasan bersama ini menjadi upaya nyata dalam memastikan pelayanan yang andal dan terpercaya,” ujarnya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan energi di wilayah Banda Aceh dalam kondisi aman dan terus dipantau secara berkala. Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *