Stok Beras Capai 6.700 Ton, Wagub Kepri Jamin Ketersediaan Pangan Aman

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, meninjau langsung ketersediaan bahan pokok di Gudang Perum Bulog Batam, Batu Ampar, Senin (2/3/2026). Peninjauan dilakukan bersama instansi terkait dan Satgas Pangan Provinsi Kepri guna memastikan stok sembako aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam pengecekan tersebut, Nyanyang menyebut cadangan beras dan minyak goreng di Bulog Batam masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Berdasarkan data yang dipaparkan, stok beras premium mencapai sekitar 3.200 ton, beras SPHP sekitar 3.500 ton, serta minyak goreng sekitar 54 ton.

“Untuk di Bulog, beras premium ada 3.200 ton, kemudian beras SPHP 3.500 ton, dan minyak kita kurang lebih 54 ton. Itu cukup untuk ketersediaan sampai tiga bulan ke depan,” ujar Nyanyang usai melakukan peninjauan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Hang Nadim Batam Siaga Nataru, 140 Extra Flight Disiapkan untuk Dorong Mobilitas dan Ekonomi

Ia menegaskan, ketersediaan tersebut diyakini mampu menjamin kebutuhan masyarakat Batam selama Ramadan hingga Idulfitri. Menurutnya, secara umum kondisi stok pangan di tingkat Provinsi Kepri dalam keadaan aman dan terkendali.

“Untuk Kepri, kami sudah koordinasi dengan beberapa instansi. Insyaallah semuanya aman dan terkendali,” katanya.

Menjelang Lebaran, Pemprov Kepri mengerahkan Satgas Pangan yang melibatkan unsur kepolisian, Kementerian Pertanian, serta pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan monitoring dan pengawasan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Nyanyang menyebut, HET beras premium ditetapkan sebesar Rp15.400 per kilogram, sementara beras SPHP Rp13.100 per kilogram. “Jangan sampai harga melebihi HET,” tegasnya.

BACA JUGA:  Rakor Perencanaan Pembangunan, Wawako Li Claudia: Harus Kompak, Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Terkait distribusi ke wilayah kabupaten/kota di Kepri seperti Anambas, Karimun, Bintan, dan Tanjungpinang, ia memastikan penyaluran dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Pengiriman dilakukan baik langsung dari Tanjung Priok maupun melalui skema distribusi yang telah disepakati dalam rapat Satgas Pangan di Graha Kepri.

Untuk mengantisipasi potensi hambatan logistik, Pemprov Kepri dalam waktu dekat juga akan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pelabuhan, baik untuk rute antar-pulau maupun antar-provinsi. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry menyusul adanya kapal tujuan Tungkal yang sedang menjalani docking, agar tidak terjadi keterlambatan distribusi selama Ramadan dan Idulfitri.

BACA JUGA:  Kita BISA Berbagi, Telkom Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

“Kita akan koordinasi dengan ASDP. Jangan sampai pada Ramadan dan jelang Idulfitri ada keterlambatan atau hambatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Pemprov Kepri juga akan menggelar rapat koordinasi Satgas Idulfitri bersama OPD terkait serta unsur Muspida guna memastikan seluruh kesiapan berjalan optimal menjelang hari besar keagamaan tersebut.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *