“Kita semua bisa berdiri di sini karena pendidikan. Masa depan Batam sangat bergantung pada bagaimana kita menyiapkan dan mendidik anak-anak hari ini,” tegasnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para guru agar terus memberikan pembinaan dan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Sementara itu, Li Claudia Chandra menambahkan, penerbitan KIA diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran administrasi kependudukan sejak dini sekaligus membangun rasa percaya diri anak sebagai warga negara yang sah dan terdata.
“KIA bukan hanya kartu, tetapi identitas dan kebanggaan bagi anak-anak. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merancang program pendidikan dan perlindungan anak secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Batam yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (***)
