IDNNEWS.CO.ID, BATAM — Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Kota Batam. Langkah strategis itu ditandai dengan kunjungan resmi Ketua dan Dewan Penasihat APM ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam pada Jumat (13/2/2026).
Rombongan APM diterima langsung Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif. Kedua pihak membahas penguatan peran pramuwisata sebagai garda terdepan pelayanan wisatawan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara.
Ketua APM, Dato Roihaizat, menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi organisasi telah rampung. Dengan tuntasnya legalitas tersebut, APM segera mengagendakan pelantikan pengurus sebagai pijakan awal membangun tata kelola organisasi yang profesional.
“Kami telah menyelesaikan seluruh syarat administrasi. Selanjutnya, kami akan segera melaksanakan pelantikan pengurus. Kami berharap setelah dilantik, para pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” tegas Roihaizat.
Legalitas ini menjadi fondasi penting bagi APM untuk bergerak lebih terarah, sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku industri pariwisata terhadap keberadaan organisasi pramuwisata yang terstruktur.
Wakil Ketua I APM, Febriansyah, memaparkan program kerja jangka pendek yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam waktu dekat, APM akan menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi calon anggota maupun pramuwisata aktif.
Program ini mengacu pada regulasi terbaru sektor pariwisata serta Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pramuwisata, agar setiap anggota memiliki kompetensi yang terukur dan diakui secara resmi.
