Ia menegaskan, tema HJB ke-196, “Unggul dan Berdaya Saing”, menjadi komitmen Pemerintah Kota Batam untuk membawa daerah ini semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, Batam harus berada di garis terdepan dalam penguasaan teknologi dan penguatan kemandirian ekonomi sejalan dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia.
“Unggul dan berdaya saing adalah arah pembangunan kita. Batam harus mampu berperan dalam dinamika ekonomi global tanpa meninggalkan akar budaya Melayu sebagai jati diri daerah,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, kehadiran Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dalam kegiatan ini menegaskan soliditas kepemimpinan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Pemerintah Kota Batam berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur modern berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai adat dan budaya.
Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar serta jajaran Forkopimda. Menutup rangkaian kegiatan, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha hingga pekerja, untuk menjaga kondusivitas daerah.
“Kota yang maju adalah kota yang dibangun bersama. Mari jadikan momentum Hari Jadi Batam ke-196 ini untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi demi Batam yang semakin maju,” pungkasnya. (Ahmad)
