Rupiah Melemah, Massindo Group Tetap Ekspansi Bawa DrRest ke Indonesia

IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA — Pelemahan nilai tukar rupiah tidak menghambat ekspansi Massindo Group dalam memperluas portofolio produk. Perusahaan manufaktur perlengkapan tidur tersebut menggandeng produsen Australia untuk membawa merek kasur DrRest® ke Indonesia.

Presiden Direktur Massindo Group Jeffri Massie mengatakan dampak fluktuasi nilai tukar terhadap bisnis masih dapat dikelola, meskipun produk DrRest® yang dipasarkan di Indonesia sepenuhnya diimpor dari Australia.

“Dampaknya relatif dapat dikelola karena transaksi dengan menggunakan mata uang dolar Australia, bukan dolar Amerika Serikat,” ujarnya kepada Bisnis, dikutip Minggu (27/9/2026).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Rakernas III PJS Digelar di Batam November 2026, Sejumlah Tokoh Nasional Diupayakan Hadir

Di sisi lain, sebagian besar produk Massindo diproduksi di Indonesia dengan memanfaatkan fasilitas manufaktur dan pemasok lokal. Kondisi tersebut membuat perseroan memiliki eksposur impor yang lebih terbatas pada portofolio produk yang telah diproduksi di dalam negeri.

Massindo juga melakukan penyesuaian harga secara terbatas untuk menjaga keseimbangan antara tekanan biaya dan daya beli konsumen.

“Sudah ada kenaikan harga, tetapi hanya sedikit. Kami berusaha menjaga agar produk-produk kami mudah dijangkau oleh masyarakat sesuai dengan target market masing-masing,” tutur Jeffri.

Sasar Segmen Premium dan Ultra Premium

Massindo tetap melihat peluang pertumbuhan pada segmen premium dan ultra premium melalui kerja sama dengan produsen Australia untuk mendistribusikan DrRest® di Indonesia.

BACA JUGA:  Pawala Jadi Jembatan Persaudaraan Warga Lamongan di Kota Batam

“Pasarnya di premium dan ultra premium. Kami baru mulai, sehingga fokus kami saat ini memperkenalkan solusi kesehatan yang telah melakukan riset terhadap produk kasur,” kata Jeffri.

Menurutnya, kehadiran DrRest® menjadi bagian dari strategi Massindo untuk memperluas pilihan produk sekaligus menangkap perubahan perilaku konsumen yang semakin memperhatikan kesehatan dan kualitas tidur.

Jeffri menilai kebutuhan terhadap produk tidur berkualitas tetap memiliki pasar meskipun kondisi ekonomi menghadapi berbagai tantangan. Tidur berkualitas mulai dipandang konsumen sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan, selain pola makan dan olahraga.

DrRest® menambah portofolio Massindo yang saat ini terdiri atas Spring Air, Therapedic, dan Comforta.

BACA JUGA:  Fraksi PKB di DPRD Batam Tolak Kenaikkan Tarif Listrik. 'Memberatkan Masyarakat'

Spring Air merupakan merek asal Amerika Serikat yang telah dipasarkan di Indonesia sejak 2000. Sementara Therapedic telah dipasarkan sejak 2005 melalui skema manufaktur berlisensi.

Adapun Comforta merupakan merek lokal yang dikembangkan Massindo selama sekitar tiga dekade dan menjadi salah satu kontributor penjualan perseroan.

Jeffri mengatakan perseroan tetap mempertahankan fokus pada bisnis produk tidur dan tidak berencana melakukan diversifikasi jauh dari bisnis inti.

“Selama 43 tahun, Massindo tetap berfokus pada produk tidur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui tidur yang lebih baik,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *