Yakop menegaskan, langkah ini diambil agar tidak terjadi kekosongan kepengurusan di daerah yang dapat mengganggu persiapan atlet.
“Rapat pleno ini merupakan mekanisme organisasi yang sah sesuai AD/ART. Kami ingin memastikan roda organisasi berjalan solid dan pembinaan atlet tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia menambahkan, para caretaker diminta segera berkoordinasi dengan KONI dan Dispora di daerah masing-masing agar persiapan menuju PON Beladiri dan Porprov tetap berjalan optimal.
Rapat pleno tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I Supardi Haliman, Wakil Ketua II Ir. Tijo Kie Hong, serta Bendahara Umum Jessica Retnani Victoria, S.H. (****)
