Ramadan Berdaya, UMKM Bangkit Lewat KURMA 2026 di Tanjungpinang

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira

Untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, KURMA 2026 juga menghadirkan pasar murah sembako yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah menjelang Idulfitri.

Tak hanya sektor ekonomi, event ini juga menjadi panggung promosi pariwisata dan budaya Kepri. Area khusus disiapkan untuk menampilkan tematik bahari, nature dan adventure, permainan rakyat, hingga pertunjukan seni budaya Melayu. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

KURMA 2026 turut diramaikan berbagai perlombaan religi seperti lomba adzan, da’i, sholawat, kompang, dan busana muslim. Puncak acara pada 8 Maret 2026 akan dimeriahkan penampilan spesial sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan pelaku UMKM yang terlibat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Jadi Anggota Kehormatan KKSS Kepri, Amsakar Achmad: Saya Terharu

Dengan konsep terpadu antara bazar UMKM, pelayanan publik, edukasi ekonomi syariah, promosi pariwisata, serta hiburan religi, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap KURMA 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat perputaran ekonomi lokal selama Ramadan.

Lebih dari sekadar perayaan, KURMA 2026 diposisikan sebagai instrumen kebijakan ekonomi daerah yang menyentuh langsung pelaku usaha kecil, mendorong inklusi keuangan, menjaga stabilitas harga, dan mempererat kebersamaan masyarakat di bulan suci. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *