Pulau Buluh Jadi Role Model Koperasi Merah Putih di Batam

Ia mengungkapkan, Batam berhasil menyelesaikan pembentukan 64 KMP lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan capaian tersebut, Batam menjadi daerah kedua setelah Lingga yang merampungkan target tersebut.

Menurutnya, kebijakan Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Program ini tidak hanya berfokus pada simpan pinjam, tetapi juga sektor strategis seperti distribusi sembako, LPG 3 kilogram, hingga mendukung program makan bergizi gratis.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BUMN Bergerak Cepat: Huntara Diresmikan, TelkomGroup Pastikan Seluruh Jaringan Aceh Kembali 'On Air'

“Kalau usaha besar sukses itu sudah biasa. Tapi bagaimana koperasi rakyat bisa bergerak dan berhasil, itu luar biasa. Itulah yang harus kita ikhtiarkan bersama,” jelasnya.

Amsakar juga meminta dukungan pelaku usaha, termasuk Pertamina dan asosiasi sembako, untuk menggandeng koperasi-koperasi Merah Putih agar lebih kuat dalam hal permodalan dan distribusi.

Peresmian KMP Pulau Buluh turut disaksikan perwakilan Kementerian Koperasi, pejabat daerah, serta tokoh masyarakat. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) bagi koperasi lainnya di Batam maupun Kepulauan Riau.(Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *