Direktur Poltevara, Fandy Iood, mengatakan bahwa kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang kuat.
“Dunia pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi agar pengetahuan, teknologi, riset, dan pengalaman dapat saling dipertukarkan dan menghasilkan manfaat yang lebih besar. Kerja sama dengan Politeknik Negeri Batam ini merupakan langkah penting bagi Poltevara untuk terus membangun pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan industri.”
Menurut Fandy, Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut membuat perguruan tinggi vokasi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi.
“Kami ingin membangun pendidikan yang tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa harus mendapatkan pengalaman belajar yang dekat dengan persoalan nyata, memiliki kesempatan melakukan riset terapan, berinteraksi dengan industri, dan pada saat yang sama mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.











