Materi lainnya meliputi Basic HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang menekankan pentingnya penerapan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan di area SPBU, serta Guideline Bersosial Media yang memberikan panduan etika bermedia sosial bagi akun SPBU maupun operator saat berkegiatan di lingkungan kerja dengan menggunakan seragam resmi.
Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan layanan SPBU selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Momentum Ramadan dan Idulfitri identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan tidak hanya kesiapan stok dan sarana, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Operator merupakan garda terdepan pelayanan, sehingga kompetensi, sikap, dan profesionalisme mereka harus benar-benar terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan bahwa penguatan aspek pelayanan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap momentum siaga.
“Melalui upskilling ini, kami mendorong operator untuk semakin memahami produk, mengedepankan service excellence, serta konsisten menerapkan prinsip HSSE di lingkungan kerja. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis, khususnya selama Ramadan hingga Idulfitri,” ungkapnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan energi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Aceh selama Ramadan 1447 H hingga Idulfitri. Masyarakat juga diimbau untuk tetap mematuhi ketentuan dan tata tertib di SPBU demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama saat bertransaksi.
Untuk informasi, pengaduan, maupun masukan terkait layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. (***)









