Pertamina Dorong Ekonomi Lokal, 50 UMKM Lhokseumawe Diperkuat Lewat Ekosistem Halal

“Pertamina meyakini bahwa penguatan ekosistem halal dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, kami berharap tercipta ekosistem yang saling mendukung sehingga produk-produk lokal mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Arnoldus.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengembangan ekosistem industri halal.

Kepala RRI Lhokseumawe memaparkan peran media dalam mendukung pengembangan halal tourism, sementara Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe mengulas potensi produk lokal, ketahanan pangan, serta keberlanjutan produk halal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Baznas Batam, Pertamina, dan Hiswana Migas Kepri Galang Solidaritas untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Dari sisi regulasi dan keagamaan, Kementerian Agama Kota Lhokseumawe menyampaikan materi mengenai sertifikasi halal, sedangkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM membahas penguatan industri serta pengembangan UMKM halal yang berdaya saing.

Sebagai wujud dukungan terhadap percepatan pengembangan ekosistem halal, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat halal kepada salah satu UMKM lokal sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas, daya saing, dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal.

Melalui kolaborasi bersama GESID Halal Center dan RRI Lhokseumawe, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berupaya untuk menekankan pentingnya penerapan standar halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha bagi para UMKM.

BACA JUGA:  Pertamina Berkah Serentak di 5 Provinsi, Santuni 11 Yayasan Anak Yatim, Dhuafa dan Penyandang Disabilitas

Sinergi ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *