Saat penutupan Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026, Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan bahwa Kota Pekanbaru termasuk kota dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Indonesia.
“Hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan para pelaku UMKM. Kehadiran kami di Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 ini juga sebagai bentuk dukungan kami kepada para pelaku UMKM yang hadir. Kami berterimakasih kepada Pertamina Group yang telah menjadi bapak angkat UMKM kami. Kegiatan Pertamina SMEXPO Pekanbaru tidak hanya heboh di Living World saja, ketika kami turun ke kelurahan pun, masyarakat bercerita bahwa Pertamina melaksanakan expo untuk UMKM,” ungkap Agung bangga.
Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 sendiri tidak hanya memboyong UMKM dari Provinsi Riau, tetapi juga membawa serta UMKM provinsi sekitar, mulai dari Sumatera Barat hingga Sumatera Utara.
Senada dengan Walikota Pekanbaru, terpisah Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, menyampaikan komitmen Pertamina dalam membina UMKM sebagai “bapak angkat”.
“Pertamina sendiri sudah memiliki Program Kemitraan untuk memajukan UMKM sejak tahun 1993. Sejak tahun itu pula Pertamina telah melaksanakan daya dan upaya untuk mendorong UMKM naik kelas, mulai dari permodalan, sertifikasi, workshop, dan masih banyak pembinaan lainnya telah diberikan Pertamina. Di Regional Sumbagut sendiri, Pertamina telah membina lebih dari 10.000 UMKM dan untuk wilayah Riau mencapai lebih dari 1.500 UMKM,” terang Fahrougi.
Selanjutnya Fahrougi menambahkan, pelaksanaan Pertamina SMEXPO juga sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pertamina tunjukkan komitmen perusahaan dalam membantu pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pembinaan nirlaba yang membantu para UMKM dalam memperkenalkan dan memasarkan produk – produk unggulannya.
