Perkuat Pengawasan dan Pelindungan Konsumen, OJK Hadir di Ternate

Ia menambahkan, OJK siap mendukung pengembangan ekonomi daerah berbasis sektor unggulan dan komoditas prioritas yang menjadi kekuatan Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyambut baik kehadiran OJK sebagai momentum memperkuat literasi dan edukasi keuangan masyarakat.

“Sekarang masyarakat Maluku Utara tahu kemana harus curhat, berdiskusi, dan melapor,” ujar Sherly.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, perluasan akses pembiayaan bagi nelayan, petani, dan pelaku UMKM menjadi fokus penting agar masyarakat tidak lagi terjerat layanan keuangan ilegal. Termasuk opsi pembiayaan tanpa agunan bagi pelaku usaha kecil.

BACA JUGA:  OJK Dorong Perbankan Daerah Terus Bertumbuh

Kantor OJK Provinsi Maluku Utara akan menjalankan fungsi pengawasan dan pengembangan sektor jasa keuangan untuk:
2 kota: Ternate, Tidore Kepulauan
8 kabupaten: seluruh wilayah Halmahera, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, dan Pulau Taliabu

Hingga triwulan III 2025, struktur industri keuangan wilayah ini mencakup:
Perbankan
– 21 kantor cabang bank umum dan syariah
– 5 kantor pusat BPR/BPRS
– 133 jaringan kantor bank lainnya

Nonbank
– 73 jaringan kantor lembaga jasa keuangan
– 8 pasar modal
– 16 perasuransian/penjaminan/dana pensiun
– 49 pembiayaan & modal ventura, LKM, dan lembaga lainnya

Dengan potensi ekonomi daerah yang terus bertumbuh, kehadiran OJK diharapkan memperkuat intermediasi lembaga keuangan, meningkatkan kepercayaan publik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *