Pendapatan Tumbuh 13 Persen, Indosat Naikkan Investasi Jadi Rp23 Triliun untuk Percepat AI dan Jaringan 5G

Melihat tren positif tersebut, Indosat memutuskan menaikkan target pertumbuhan pendapatan dan EBITDA dari sebelumnya berada pada kisaran mid-to-high single digit menjadi mendekati double digit.

Perusahaan juga meningkatkan alokasi belanja modal (CapEx) secara signifikan dari Rp13 triliun menjadi Rp23 triliun. Tambahan investasi sebesar Rp10 triliun sepenuhnya diarahkan untuk mempercepat pengembangan jaringan 5G, menyusul selesainya proses alokasi spektrum 2,6 GHz dan 700 MHz oleh pemerintah.

Investasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi hampir 100 juta pelanggan Indosat sekaligus memperkuat daya saing Indonesia dalam pengembangan ekonomi digital berbasis AI.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Komdigi Prakarsai AI Center of Excellence Bersama Indosat, Cisco, dan NVIDIA

Ke depan, Indosat akan terus memfokuskan strategi pada penguatan identitas digital, percepatan pembangunan infrastruktur digital melalui pemanfaatan spektrum baru, serta pengembangan teknologi AI yang diyakini menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

Dengan kombinasi pertumbuhan kinerja, ekspansi infrastruktur, dan investasi besar pada AI serta 5G, Indosat optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan teknologi digital terdepan yang mendukung transformasi ekonomi Indonesia. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *