Pemprov Kepri Sambut Positif SERAMBI 2026, Nilai BI Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

IDNNEWS.CO.ID, Tanjungpinang — Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau resmi memulai rangkaian program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026, Jumat (13/2/2026).

Program tahunan ini menjadi langkah strategis otoritas moneter dalam memastikan kelancaran sistem pembayaran sekaligus memperkuat denyut ekonomi masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri—dua momentum yang secara historis selalu mendorong lonjakan konsumsi domestik.

SERAMBI 2026 dirancang untuk menjamin ketersediaan uang tunai layak edar, khususnya pecahan baru yang selama ini memiliki permintaan tinggi di masyarakat. Tradisi penukaran uang baru menjelang Lebaran telah menjadi bagian dari budaya nasional, termasuk di Kepri, sehingga kebutuhan uang kartal dipastikan meningkat signifikan setiap tahunnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BP Batam Sampaikan Komitmen atas PSN Rempang Eco-City Bersama 94 KK

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas kolaborasi yang terjalin bersama Pemerintah Provinsi Kepri dalam menyukseskan program tersebut.

“Pemerintah provinsi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kepri. Kita memahami betul bahwa kebiasaan masyarakat menggunakan uang baru saat Idul Fitri sangat tinggi. Karena itu, program ini sangat membantu masyarakat untuk memperoleh uang tunai yang layak edar,” ujarnya.

Menurut Luki, tingginya kebutuhan uang kartal menjelang Lebaran bukan hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga merata hingga wilayah kepulauan. Ia menegaskan pentingnya distribusi yang adil agar masyarakat di daerah terpencil pun dapat menikmati layanan yang sama.

BACA JUGA:  Cetak Talenta Siap Kerja, Telkom Luncurkan Digistar Class Intern 2026 Batch 1

“Kita berharap distribusi uang baru ini bisa menjangkau seluruh wilayah, termasuk pulau-pulau. Tadi sudah disampaikan komitmen Bank Indonesia untuk mendistribusikan secara merata sampai ke daerah pelosok,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *