Pemko Batam Dorong Efisiensi Energi di Tengah Lonjakan Pembangunan Gedung

Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan energi listrik juga mengalami peningkatan signifikan. Data PLN menunjukkan total energi listrik terjual di Batam meningkat dari 3.588,4 GWh pada 2024 menjadi 4.335,54 GWh pada 2025. Konsumsi listrik sektor rumah tangga pun tumbuh rata-rata 5,3 persen per tahun.

Azril menjelaskan, penggunaan energi saat ini masih didominasi oleh pencahayaan dan pendingin udara. Kondisi ini menjadi tantangan, mengingat peningkatan jumlah bangunan akan berbanding lurus dengan kebutuhan energi.

“Ini menjadi tantangan bersama, karena semakin banyak bangunan, kebutuhan energi juga akan terus meningkat,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Porseni RA dan Madrasah Batam 2025: Amsakar–Li Claudia Dorong Lahirnya Bibit Unggul dan Atlet Berprestasi

Untuk itu, Pemko Batam menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur serta penyediaan energi yang andal dan rendah emisi.

Ia menambahkan, hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan energi daerah yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam memetakan potensi energi terbarukan dan mendorong penerapan bangunan gedung hijau.

Melalui kegiatan ini, Pemko Batam juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pemilik gedung guna meningkatkan efisiensi energi di Kota Batam.  (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *