Pembangunan Rumah Wakaf Qur’an Dimulai, Tonggak Baru Wakaf Produktif di Batam

Rencana pemanfaatan setiap lantai meliputi, Lantai pertama akan difungsikan sebagai gerai usaha mandiri yang menjadi sumber pendapatan berkelanjutan; lantai kedua dirancang sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pembinaan masyarakat; dan lantai ketiga akan menjadi fasilitas pondok (boarding) bagi para santri.

Konsep tersebut menjadikan Rumah Wakaf Qur’an bukan sekadar bangunan fisik, tetapi sebagai model wakaf produktif yang menggabungkan pendidikan dengan kemandirian ekonomi.

Keberhasilan pembangunan dan pengelolaan Rumah Wakaf Qur’an sangat bergantung pada dukungan berbagai pihak. BWI Batam menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat luas untuk mewujudkan pengelolaan wakaf yang transparan, profesional, dan berdampak nyata.

Bacaan Lainnya

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem wakaf di Batam, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak aset wakaf produktif di masa depan.

Dimulainya pembangunan Rumah Wakaf Qur’an menjadi bukti kesungguhan BWI Batam dalam mengemban amanah wakaf masyarakat. Dari tempat ini diharapkan akan lahir generasi santri dan pelajar penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

BWI Batam juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang telah berpartisipasi melalui wakaf, termasuk wakaf tunai. Wakaf dipandang sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam membangun peradaban umat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Rumah Wakaf Qur’an di Tiban diharapkan menjadi simbol kebangkitan wakaf produktif di Batam—sebuah langkah kecil hari ini untuk manfaat besar di masa depan. (***)

Pos terkait