“Hal ini menunjukkan tata kelola pemerintahan kita berada di jalur yang tepat. Batam menjadi yang terbaik di Kepulauan Riau dan masuk lima besar daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Sumatera,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada tingkat pengangguran terbuka dan angka kemiskinan. Persentase penduduk miskin di Batam turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, capaian yang mengantarkan Batam meraih penghargaan nasional sebagai daerah dengan kinerja penurunan kemiskinan yang baik.
Menutup arahannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Batam atas partisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Partisipasi masyarakat melalui Musrenbang menjadi kunci agar pembangunan Batam benar-benar menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya. (***)
