OPINI: Oase dari Sang Jenderal di Tengah Badai Fitnah Saudara Kandung

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Ini bukan pajangan formalitas untuk pamer kedekatan semata. Ini adalah sebuah panggilan jiwa yang bergemuruh di dada! Kami menolak menjadi penonton yang terasing di rumah sendiri.

Kami tidak ingin sekadar menulis berita yang lewat ditiup angin lalu. Kami ingin mengukir sejarah dengan pena yang bertanggung jawab, profesional, dan bermartabat!

Sinergi besar ini menjadi kian kokoh karena disambut baik oleh UPN “Veteran” Yogyakarta, didukung penuh oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, beserta seluruh unsur Forkopimda yang memahami betul arti penting pers yang sehat bagi kemajuan peradaban daerah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Batam Teratas di Kota Otonom, Nilai Investasi Nyaris Setara Jakarta Pusat

Lebih dari itu, sebuah kebanggaan luar biasa yang menggetarkan dada atas kesediaan Irjen Pol. Andry Wibowo untuk hadir langsung di tengah-tengah kami. Kehadiran beliau mencatatkan sejarah baru yang monumental! Ini adalah UKW pertama di Kepulauan Riau yang menghadirkan Jenderal Bintang 2 guna membedah materi yang sangat krusial:

“Sinergi Polri dan Pers Menjaga Keamanan Siber dan Menangkal Disinformasi di Wilayah Perbatasan”.

Ingatlah rekan-rekan jurnalis sekalian, kita berada di wilayah beranda depan negara ini! Di batas laut yang rawan konflik informasi global, kolaborasi antara pers yang kompeten dan aparat keamanan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban mutlak. Pers adalah benteng pertahanan terakhir kedaulatan informasi bangsa!

BACA JUGA:  Presiden Prabowo dan PM Wong Saksikan Penandatanganan Kerjasama Sembcorp dengan Panbil Group JV

Pesan saya kepada para peserta UKW KJK – UPN Veteran Yogyakarta, ikuti ujian ini dengan mental petarung yang tak kenal surut, jaga integritas sedalam-dalamnya di dalam hati, dan buktikan kepada dunia bahwa wartawan Kepulauan Riau adalah jurnalis yang kompeten, tangguh, beretika, dan berkelas!

Pena kalian adalah senjata suci untuk meluruskan yang bengkok dan menyuarakan yang bungkam! Dengan memohon rida Allah SWT, mari kita buka hati dan pikiran kita untuk mengikuti UKW ini. Selamat berjuang, para penjaga kebenaran!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *