Ombudsman Kepri Desak Percepatan Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim, Tender Baru Mulai Dibuka

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr. Lagat Siadari, menegaskan bahwa percepatan Terminal 2 merupakan kunci mewujudkan mimpi besar BP Batam menjadikan Hang Nadim sebagai bandara hub internasional.

“Ini mimpi besar BP Batam. Terminal 2 harus direalisasikan karena akan menambah kapasitas penumpang dan mengangkat posisi Hang Nadim sebagai hub internasional,” tegas Lagat.

Saat ini, Terminal 1 hanya mampu menampung 5 juta penumpang per tahun. Dengan Terminal 2, kapasitas total bandara diproyeksikan melonjak menjadi 9,8 juta penumpang.

Bacaan Lainnya

Lagat juga mengingatkan bahwa sebagian lahan Terminal 2 berada di area Terminal Kargo lama dan Gedung Lion Maintenance. Karena itu ia menyarankan PT BIB dan BP Batam melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawal proses pemindahan agar aman secara hukum.

Dalam proses pembangunan, Ombudsman mengingatkan agar pelayanan publik di Bandara Hang Nadim tidak terganggu.

“PT BIB harus tetap menjaga kualitas pelayanan sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Lagat mendorong PT BIB untuk membuka rute-rute baru, seperti Batam–Bali, serta memperluas konektivitas ke kota-kota di Sumatera dan Kalimantan. Saat ini Hang Nadim melayani penerbangan ke 23 destinasi dengan 10 maskapai, termasuk 5 rute internasional.

Ombudsman juga menilai perlunya percepatan penetapan direksi definitif di tubuh PT BIB demi kelancaran pengelolaan dan percepatan pembangunan.

“Ombudsman mengapresiasi pengembangan yang dilakukan PT BIB sebagai tindak lanjut KPBU. Namun kami akan tetap melakukan pengawasan dalam pengelolaan dan kualitas pelayanan publiknya,” tutup Lagat.(***)



Pos terkait