OJK: Piutang Pembiayaan Kian Menipis, Namun Pinjaman Online Tumbuh Dua Digit

Berbanding terbalik dengan pembiayaan konvensional, sektor pinjaman daring (pindar/pinjol) justru menunjukkan akselerasi menjelang akhir tahun.

OJK mencatat, outstanding pembiayaan pinjol mencapai Rp92,92 triliun per Oktober 2025, tumbuh 23,86% yoy. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 22,16% yoy, meski masih lebih rendah dibandingkan akselerasi kuat pada Oktober tahun lalu.

Namun, lonjakan pembiayaan tersebut diiringi oleh meningkatnya risiko gagal bayar. Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP 90) tercatat 2,76%, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, meski sedikit membaik dari posisi September.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  72 Kepala Keluarga Sudah Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

“Perlambatan di sektor pembiayaan konvensional dan pertumbuhan pesat di pembiayaan digital menunjukkan adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mengakses pembiayaan, terutama untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek,” tegasnya.

OJK menegaskan akan terus memperkuat pengawasan, baik pada perusahaan pembiayaan maupun platform pinjaman daring, untuk memastikan kualitas penyaluran kredit tetap terjaga dan risiko tidak meningkat lebih tinggi.

Dengan akhir tahun yang semakin dekat, industri pembiayaan diperkirakan akan menghadapi tantangan penurunan permintaan, sementara sektor pinjol berpotensi mencatat pertumbuhan lanjutan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat pada musim liburan dan pergantian tahun. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *