OJK Genjot Digitalisasi Keuangan Syariah di Kepri, Akses Masyarakat Makin Luas

Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Tinggi

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Provinsi Kepulauan Riau mencatatkan capaian yang tinggi dalam sektor keuangan syariah.

Indeks literasi keuangan syariah Kepri mencapai 62,02 persen, menempati peringkat kedua secara nasional dan melampaui rata-rata nasional sebesar 43,07 persen.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, indeks inklusi keuangan syariah Kepri mencapai 30,03 persen, juga berada di posisi kedua nasional, jauh di atas rata-rata nasional 13,24 persen.

“Capaian ini menunjukkan tingkat pemahaman dan akses masyarakat terhadap keuangan syariah sudah baik. Namun, perlu terus ditingkatkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata,” kata Sinar.

Ia menambahkan, digitalisasi layanan perbankan syariah berpotensi menjadi katalisator utama dalam menjangkau masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal, termasuk di wilayah terpencil.

Pos terkait