Negara Hadir di Tengah Bencana, BPH Migas dan Pertamina Salurkan BBM hingga Desa Terpencil Aceh

IDNNEWS.CO.ID, ACEH  – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina Patra Niaga berupaya keras menormalisasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Aceh, khususnya di wilayah yang terdampak bencana, yaitu Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Secara umum, pasokan BBM di provinsi tersebut dalam keadaan aman dan untuk wilayah terdampak, sebanyak 97% Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah beroperasi kembali.

Saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Aceh, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas memastikan meski infrastruktur jalan banyak yang terputus, distribusi BBM dipastikan tetap menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil, seperti di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Siapkan 95.700 KL Avtur, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Aman di Momen Haji 2025

“Salah satu contoh akses yang masih terbatas adalah di Kabipaten Bener Meriah di mana aksesnya banyak yang putus, jembatan putus karena longsor. Kita tahu, saat ini Provinsi Aceh diberikan keringanan pembelian BBM bersubsidi secara manual (tidak menggunakan barcode). Harapannya agar masyarakat tidak panik buying, serta mempermudah masyarakat melakukan aktivitasnya sekaligus untuk menyalakan genset yang diberikan pemerintah untuk penerangan sementara bagi masyarakat,” papar Wahyudi, Sabtu (17/1/2026).

Sebagai informasi, untuk Provinsi Aceh, masa tanggap darurat bencana pertama berlaku sejak 28 November 2025 hingga 11 Desember 2025 dan perpanjangan tanggap darurat kedua adalah 12 Desember 2025 sampai 25 Desember 2025.

BACA JUGA:  Telkomsel Kembali Salurkan Bantuan CSR dan Posko Layanan di Padang

Selanjutnya, masa tanggap darurat bencana ketiga berlaku mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Saat ini tanggap darurat keempat berlaku mulai tanggal 9 Januari – 22 Januari 2026, sesuai Keputusan Gubernur Aceh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *