Usai agenda penyambutan, Menko Polkam melanjutkan kunjungan kerja ke Komando Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I guna meninjau kesiapan pertahanan di wilayah perairan perbatasan Indonesia.
Dalam agenda terpisah, Menko Polkam Djamari Chaniago juga memberikan pengarahan langsung kepada ratusan prajurit TNI dan personel Polri yang bertugas menjaga wilayah perbatasan di Natuna.
Di hadapan aparat keamanan, Djamari menegaskan bahwa Natuna merupakan salah satu kawasan paling strategis bagi Indonesia karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara dan menjadi etalase kedaulatan bangsa di kawasan utara Indonesia.
Ia meminta seluruh personel TNI dan Polri menjalankan tugas secara profesional serta aktif menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
“Apa yang kalian lihat dan lakukan harus benar. Jangan ada satuan yang tidak melakukan tindakan apa pun di sini. Kalian berada di sini untuk menjaga kedaulatan bangsa,” tegas Djamari.
Menurutnya, tugas aparat di Natuna tidak hanya menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga menghadapi berbagai ancaman lain, termasuk potensi peredaran narkotika yang kerap memanfaatkan jalur wilayah kepulauan.
Karena itu, ia meminta seluruh instansi terkait memperkuat kolaborasi dalam mencegah berbagai ancaman lintas batas, termasuk penyelundupan narkoba dan kejahatan transnasional lainnya.
