Imlek di Vihara Budhi Bakti tak hanya menghadirkan ritual keagamaan. Dalam beberapa hari ke depan, vihara ini diperkirakan akan ramai oleh umat yang datang silih berganti, mulai dari pagi hingga malam hari. Ada yang memanjatkan doa untuk kesehatan keluarga, kelancaran usaha, hingga harapan akan tahun yang lebih baik.
Bagi warga sekitar, momen ini juga membawa denyut ekonomi tersendiri. Pedagang bunga, lilin, buah persembahan, hingga jajanan musiman mulai bermunculan di sekitar area vihara. Kehadiran mereka menambah warna, sekaligus menjadi berkah rezeki jelang pergantian tahun.




Sejumlah warga non-Tionghoa pun tampak ikut singgah, sekadar menikmati suasana atau mengabadikan momen dengan ponsel mereka. Imlek di sini memang terasa inklusif—menjadi ruang perjumpaan lintas budaya yang hangat.
Di tengah hiruk pikuk persiapan, Vihara Budhi Bakti tetap memancarkan ketenangan. Semua seolah mengalir dalam satu tujuan: menyambut tahun baru dengan hati yang bersih dan penuh optimisme.
Berbenahnya vihara ini menjadi simbol kecil dari harapan besar bahwa di tahun yang baru, kehidupan akan berjalan lebih baik, usaha semakin lancar, dan kebersamaan tetap terjaga.
Saat malam tiba dan lampion mulai menyala, Vihara Budhi Bakti tak hanya tampak lebih indah. Ia menjadi saksi bagaimana tradisi, iman, dan semangat kebersamaan terus hidup di tengah Kota Batam yang kian dinamis. (Iman)










