Lulusan SMK di Kepri Ditargetkan Langsung Kerja, Industri Manufaktur Jadi Penyerap Utama

Adapun sektor industri prioritas yang menjadi sasaran pengembangan kompetensi lulusan SMK meliputi industri manufaktur elektronik dan logam, perkapalan dan jasa kelautan, logistik dan perdagangan global, teknologi informasi dan energi hijau, pariwisata dan hospitality, serta infrastruktur dan konstruksi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri Diky Wijaya menegaskan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri menjadi kunci untuk menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BPS: Nilai Impor Kota Batam Capai US$ 1.356,86 Juta di Januari 2025

“Membangun SDM Kepri yang siap kerja harus dimulai dari kolaborasi. Link and match antara pendidikan menengah dengan dunia usaha dan dunia industri merupakan langkah strategis agar lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal,” kata Diky.

Ia berharap penguatan kolaborasi tersebut mampu membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang semakin produktif dan berdaya saing. Dengan demikian, lulusan SMK di Kepri tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi tenaga kerja unggul yang mendukung pertumbuhan investasi dan industri di daerah.

SUMBER: BISNIS INDONESIA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *