Sebagai bentuk dukungan nyata bagi edukasi di lapangan, OJK menyerahkan secara simbolis buku literasi keuangan seri “Perencanaan Keuangan Keluarga” kepada BKKBN Kepulauan Riau.
Materi ini dipersiapkan sebagai instrumen pendukung bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat.
OJK meyakini bahwa keluarga yang memiliki kecakapan literasi keuangan yang baik akan lebih bijak dalam mengalokasikan pengeluaran, termasuk memprioritaskan pemenuhan gizi berkualitas bagi anak demi mencegah stunting.
Selain penguatan literasi secara masif, kolaborasi ini juga menyasar pemberdayaan ekonomi melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).
Sinar Danandjaya menegaskan bahwa OJK dan BKKBN berkomitmen mendorong kelompok UPPKA agar dapat mengakses Lembaga Jasa Keuangan (LJK) formal. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya membuka pintu permodalan finansial, tetapi juga permodalan intelektual melalui berbagai pelatihan teknis manajemen usaha yang akan melibatkan para pelaku industri jasa keuangan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Ia menegaskan kesiapan BKKBN Kepulauan Riau untuk menyelaraskan program-programnya dengan OJK demi mewujudkan keluarga yang mandiri secara finansial dan sejahtera.
Sebagai penutup, Sinar menyampaikan optimisme bahwa kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau harus dibangun mulai dari keluarga sebagai fondasi utama.
“Kami meyakini kemajuan ekonomi Kepulauan Riau berawal dari keluarga. Melalui kolaborasi dengan BKKBN, OJK mendorong penguatan ketahanan keuangan keluarga sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat dan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Sinergi ini penting untuk membangun Kepulauan Riau yang semakin tangguh,” ujar Sinar. (***)
