Komisi VI DPR Beri Lampu Hijau Pencabutan Moratorium Lahan BP Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade

Hingga semester I 2025, realisasi investasi sudah mencapai Rp33,72 triliun, atau 56,2 persen dari target, dengan pertumbuhan sekitar 64,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam empat tahun terakhir, Batam mencatat investasi sebesar Rp121 triliun dengan pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) 27,12 persen.

Sejumlah proyek besar pun tengah berjalan, termasuk pembangunan pabrik Luxshare-ICT, vendor resmi Apple, senilai Rp16 triliun yang ditargetkan beroperasi sebelum akhir 2025.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wakil Kepala BP Batam Tinjau Persiapan Pengoperasian 4 STS Crane dari China

Diketahui, struktur ekonomi Batam didominasi sektor industri pengolahan dengan kontribusi 58,05 persen pada 2022. Selain itu, pelabuhan utama seperti Batu Ampar dan Sekupang berperan penting dalam ekspor, menjadikan Batam sebagai hub perdagangan internasional yang strategis.

Komisi VI DPR RI juga menekankan pentingnya akuntabilitas BP Batam. Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengapresiasi para pimpinan BP Batam yang dinilai konstruktif untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan Batam.(**)

“Komisi VI DPR RI menyetujui  pencabutan moratorium lahan BP Batam untuk meningkatkan penerimaan negara bukan pajak bagi BP Batam, dan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Batam,” kata Andre.

BACA JUGA:  Angka NRW Batam Turun Diposisi 19 Persen, BP Batam Ungkap Peran Besar Sambungan Ilegal

Ia menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan target BP Batam dalam menarik investasi lebih besar. Tahun 2025, BP Batam menargetkan realisasi investasi mencapai Rp60 triliun, naik signifikan dari target sebelumnya. Hingga semester I 2025, realisasi investasi sudah mencapai Rp33,72 triliun, atau 56,2 persen dari target, dengan pertumbuhan sekitar 64,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam empat tahun terakhir, Batam mencatat investasi sebesar Rp121 triliun dengan pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) 27,12 persen. Sejumlah proyek besar pun tengah berjalan, termasuk pembangunan pabrik Luxshare-ICT, vendor resmi Apple, senilai Rp16 triliun yang ditargetkan beroperasi sebelum akhir 2025.

BACA JUGA:  Telkomsel Tegaskan Komitmen Digital-nya di Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau

Diketahui, struktur ekonomi Batam didominasi sektor industri pengolahan dengan kontribusi 58,05 persen pada 2022. Selain itu, pelabuhan utama seperti Batu Ampar dan Sekupang berperan penting dalam ekspor, menjadikan Batam sebagai hub perdagangan internasional yang strategis.

Komisi VI DPR RI juga menekankan pentingnya akuntabilitas BP Batam. Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengapresiasi para pimpinan BP Batam yang dinilai konstruktif untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan Batam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *